PKB Tempati Posisi Puncak Dalam Mendukung Perdamaian Aceh
Diposting pada: Kamis, 29 Juli 2010
Banda Aceh – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menempati posisi puncak dalam mendukung perdamaian di Aceh yang hampir berjalan 5 tahun. Hal ini terungkap dari hasil survei Social Institute for Community Development (SICD) terhadap sebelas parpol (9 parpol nasional dan 2 parpol lokal) yang menguasai 69 kursi di parlemen Aceh pada Periode Tahun 2009-2014. “Survei berlangsung dari bulan Maret hingga April 2010,” kata Direktur SICD Teuku Zukhradi di Hotel Grand Nangroe, Banda Aceh, Rabu (28/7). Menurut Teuku Zukhradi, survei yang digelar lembaganya dilakukan dengan menjelaskan bahwa perdamaian Aceh yang berkelanjutan membutuhkan dua aspek, perdamaian negatif dan positif. Perdamaian negatif menggambarkan terpeliharanya suasana tanpa konflik kekerasan. Sementara perdamaian positif berkaitan dengan terpenuhinya kesejahteraan dan keadilan rakyat, melalui reformasi kelembagaan, transparansi, dan partisipasi publik. “Hasilnya, semua parpol komit 100 persen di perdamaian negative. Artinya menolak konflik kekerasan kembali lagi di Aceh,” ujar Teuku Zukhradi. Sedangkan hasil penilitian komitmen parpol di perdamaian positif, Golkar menduduki rangking terendah yaitu 55 persen. Kemudian Partai Bulan Bintang (PBB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Partai Aceh, Partai Demokrat masing-masing menunjukkan 80 persen komitmennya. Sementara Partai Amanat Nasional (PAN) dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) komitmennya 90 persen, serta Partai Patriot 95 persen. Di posisi teratas, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) berkomitmen 100 persen sama dengan Partai Daulat Aceh serta PKPI.
(bar,bgs)