Selamat Atas Kemenangan Pasangan Saiful Ilah dan Musyafa Noer SUCI No 4
Harlah PKB ke 12 DPW PKB Jatim
Your Ad's Here
Hubungi :
081230074787 / 031-71310325
SUCI Harlah PKB 12 Your Ad's Here
13722
Visitor until today

Berita Terkini

Sabtu, 04 September 2010
NU Jatim Prediksi Lebaran Jatuh Bersamaan
Sabtu, 04 September 2010
JLS Terancam Molor
Sabtu, 04 September 2010
Dewan: Operasi Pasar Harus Tetap Sasaran
Jumat, 03 September 2010
DPC TULUNGAGUNG BAGIKAN 250 BINGKISAN KE MASYARAKAT
Jumat, 03 September 2010
MENYONGSONG LEBARAN, PKB JATIM SIAPKAN 500 PARCEL
Jumat, 03 September 2010
Bakorwil Bojonegoro Minta Pemkab Pelototi Daging Tak Jelas
Jumat, 03 September 2010
NU dan Muhammadiyah Jawa Timur Tetapkan Lebaran pada 10 September
Jumat, 03 September 2010
Tolak Interpelasi, PKB Dorong Pemerintah Efektifkan Diplomasi
Jumat, 03 September 2010
Bambang DH Dibidik Kasus Dana Hibah Rp 350 M
Jumat, 03 September 2010
26 Politikus Anggota DPR Periode 1999-2004 Tersangka Suap
Minggu, 05 September 2010
Pahamilah
Arti
Rakyat
Tentukan
Arti
Indonesia

Kantongilah
Etika
Berbangsa
Arahkan
Nalar
Galang
Kekuatan
Indahkan
Tata
Aturan
Nasionalisme

Bersama, kita
Amankan
NKRI
Gabunglah
Satukan
Amanah bangsa !!!

KONSOLIDASI DAN MILITANSI KADER MODAL DASAR PENGEMBANGAN PARTAI: Catatan Perjalanan Turba DPW PKB Jatim

Diposting pada: Jumat, 19 Maret 2010

Selesainya pemilu 2009 merupakan awal dari tugas-tugas baru yang lebih berat dalam membesarkan dan mengembangkan PKB, terutama dalam menumbuh-kembangkan peran dan fungsi PKB sebagai partai. Kita sadar dalam pemilu 2009 adalah ujian terberat bagi PKB, terutama dalam penataan internal partai, mudah-mudahan ini adalah ujian terakhir bagi partai kita. Kata H. Imam Nahrawi selaku ketua dewan tanfidz DPW PKB Jawa Timur dalam perjalanan Turba di Dapil VIII. Lebih jauh ketua DPW PKB Jatim menghimbau kepada seluruh pengurus dan kader untuk berkomitmen untuk tidak terjebak lagi dalam konflik internal partai yang tidak perlu.

Dan selanjutnya padai seluruh pengurus disemua tingkatan untuk segera melakukan konsolidasi massif dan kaderisasi intensif dan kerja-kerja riil kepartaian. Komitmen dalam membesarkan partai, DPW PKB telah memulai dengan melakukan konsolidasi intensif baik secara struktural maupun kultural. Ini adalah jawaban dari semua keinginan kalangan tokoh atau masyarakat Jawa Timur dalam mengembalikan kejayaan PKB, khususnya Jawa Timur yang menjadi basis kekuatan PKB secara Nasional. Kerja-kerja ini kami lakukan dengan serius dan simultan, membangun kembali kebesaran Partai tidak cukup di omongkan dimedia massa, tetapi dilakukan dengan cara kekeluargaan dan dari hati-kehati.

Dalam menjalankan roda partai yang harus dipahamai adalah kerukunan dan kekompakan para pengurus Partai, tegas H. Iman Nahrawi yang didampingi oleh para pengrus DPW, yaitu; KH. Mas Said, Prof H. Suharbilla (dewam Suro), koirudin Abas (Sekretaris) Masud Adnan,(Wakil Ketua) Anwar Rahman (wakil Ketua) Fuad Mahsuni (Wakil Ketua) Jamaluddin (bendahara) Halim Iskandar (Wakil Ketua DPRD Jatim) Naufal Abdi (Wakil Sekretaris) Zaini Nasiruddin (Ketua FPKB DPRD Jatim) , Syamsul Arifin dan Ka’bil Mubarok (Wakil Ketua dan Sekretaris DKW Garda Bangsa Jatim). Karena dengan kerukunan dan keikhlasan kita bisa menentukan arah partai ke depan. Konsolidasi dan kaderisasi partai merupakan salah satu media pengembangan, pemantapan, komitmen politik dan penguatan kelembagaan yang berorientasi dan sebagai modal pengembangan partai jangka panjang. Partai tanpa konsolidasi dan kaderisasi ibarat rumah tampa penghuni yang cepat atau lambat bakal digerus oleh perubahan situasi dan kondisi.

Oleh karena kami meminta untuk jajaran DPC PKB di Dapil VIII ini harus serius melakukan konsolidasi ke tingkat bawah dan juga selalu mengajak NU dan banom-nya di wilayah masing-masing. Karena konsolidasi dan kaderisasi akan merubah potensi partai menjadi kekuatan riil dan memperkokoh eksistensi partai di tengah gempuran lawan-lawan politik. Dalam mengelola organisasi politik, tentu berbeda dengan mengelola organisasi kemasyarakatan, sosial keagamaan maupun perusahaan. Dibutuhkan kesadaran kemampuan dan keterampilan sendiri dalam mengelola partai, oleh karena itu pengelolaan partai mempunyai target yang jelas dan kongkrit dengan menggunakan ukuran-ukuran politik. Pengelolaan partai merupakan kunci sukses dalam politik. Partai “orang baik” tapi tidak dikelola dengan baik, niscaya akan kalah. Sebaliknya partai “orang buruk” kalau dikelola dengan baik pasti akan menang. Begitulah tata pengelolaan partai menentukan kalah atau menangnya partai dalam suatu pertarungan politik yang dewasa ini berlangsung dengan sangat ketat dan penuh perasaingan. Contoh Dalam kasus Bank Century. Semua orang menganggap bahkan konstituen sendiri, PKB adalah partai yang membebek pada penguasa. Meskipun Sebenarnya Bank Century adalah bagian dari loncatan kekecewaan bagi beberapa pihak, yang kalah dalam pemilu dan tidak terpilih dalam kabinet.

Kasus Bank century sebenarnya kasus lama. Di samping itu bank Century sebagai alat Berganing oleh lawan SBY dalam pemakzulan, yang mana partai-partai tersebut, kecuali PKB punya agenda-agenda sendiri, dimana partai-partai tersebut kecuali PKB juga punya persolaan hukum atau menerima aliran dana itu sendiri. Lebih jauh dapat dikatakan bahwa pansus Bank Century telah melenceng dari arah tujuannya. Dus, Kita membela SBY dalam kasus Century: kita trauma akan pemakzulan Gus Dur di tengah jalan, lebih menyebakan gesekan sosial di tingkat bawah, untung pada waktu itu Gus Dur melarang pertumpahan darah, kalau tidak apa yang terjadi ? Kalau pemakzulan itu terjadi apa ada jaminan pendukung dibelakang SBY tidak marah.

Selanjutnya, sikap PKB dalam kasus bank Century minta di selesaikan secara hukum bukan secara politik. Kemudian PKB ingin membuktikan bentuk keistiqomahan dalam koalisi. Yang lebih besar untuk kepentingan bangsa dan ke depan bukan sesaat. Dalam melakukan konsolidasi biasanya dilakukan dengan dua cara, konsolidasi melalui struktur, dan konsolidasi dengan pendekatan kulture, dan yang terpenting selalu melakukan inovasi-inovasi baru dalam melakukan konsolidasi partai. Terutama dalam serap aspirasi partai kepada konstiuennya.
(Nauval Abdi)
Dibaca 10 kali

Partai Kebangkitan Bangsa Bekerja dan Berbagi Untuk Rakyat